• Home
  • Terbaru
  • Perbaikan Jalan Menuju Pulau Merah Hampir Rampung

Perbaikan Jalan Menuju Pulau Merah Hampir Rampung

By on July 13, 2018 0 8 Views

Sinergitas Pemkab Banyuwangi bersama dengan pihak swasta dalam membangun infrastruktur pariwisata terus dilakukan. Salah satunya pembangunan dan perbaikan jalan menuju destinasi wisata andalan Pulau Merah, Pesanggaran Banyuwangi.

Pemkab menggandeng PT Bumi Suksesindo (PT BSI), sebuah perusahaan tambang emas yang beroperasi di wilayah setempat. Total jalan yang diperbaiki sekitar 3 Km dengan menelan biaya sekitar Rp 2 miliar. Dan istimewanya, tingkat kekuatan dan kualitas jalan sekelas jalan tol.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengucapkan terimakasih kepada pihak swasta yang telah membantu perbaikan dan pembangunan jalan menuju destinasi wisata Pulau Merah. Menurutnya, sinergitas pembangunan antara pihak swasta dan Pemkab akan terus berlanjut.

“Panjang jalan di Banyuwangi 3 ribu Km lebih. Tidak mungkin kita semua bangun dan perbaiki. Namun kita lakukan dengan cara memprioritaskan beberapa. Tentu dengan menggandeng swasta, kita sangat terbantu,” ujar Anas dalam siaran pers-nya, Kamis (12/7/2018).

Sebelumnya, pihaknya pernah melakukan hal yang sama saat membangun jalan di sekitar perkebunan yang menuju destinasi wisata. Ini akan terus dilakukan. “Sebelumnya kita lakukan di perkebunan yang menuju destinasi wisata. Kita siapkan bahan seperti aspal dan batu, sementara tenaga kerja dari pihak swasta dan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono menjelaskan, saat ini tahap awal proyek pembangunan berupa kegiatan pemadatan jalan sepanjang 3 kilometer telah selesai.

“Kami memiliki komitmen terhadap pembangunan jalan ini. Pemkab merestui kami melakukan perbaikan ini. Memang cukup lama karena teknologi yang digunakan tergolong baru, dan jalannya nanti kualitas jalan tol,” katanya.

Metode pembangunan, lanjut dia, menggunakan Cement Treated Recycling Base (CTRB). Dipilih karena karakteristik hasil pengerasan, jalan menjadi lebih kuat dan tahan lama. Dan yang terpenting, tidak mudah rusak meski sering terendam genangan air.

Baca Juga : Jokowi bangga Muhammad Zohri juara dunia atletik U-20
“Kita tahu bersama bahwa di beberapa titik jalan di sini sering terendam air saat hujan, dengan metode CTRB diharapkan jalan jadi lebih tahan lama,” ungkap Sudarmono.

Dengan adanya pembangunan yang dilakukan tambang emas terbesar kedua di Indonesia ini, dipastikan wisatawan bisa lebih nyaman saat berkendara menuju pantai Pulau Merah. Utamanya seluruh masyarakat setempat dan Banyuwangi.

Namun, sambil menunggu terselesaikan, Sudarmono berharap para pengguna jalan untuk sedikit bersabar. Terlebih, demi keamanan dan kelancaran proyek, akan ada pengalihan bahkan sampai penutupan jalan.

“Untuk memastikan arus kendaraan tetap berjalan, kami sudah berkoordinasi dengan Forpimka. Meskipun demikian, pada hari Sabtu dan Minggu jalur wisata tetap dibuka,” imbuh Manager Goverment Relation PT BSI, Yunizar ‘Yupi’ Imamsyah.

Pembangunan jalan menuju pantai wisata Pulau Merah, ala jalan tol ini adalah bukti kepedulian PT BSI terhadap masyarakat. Sekaligus wujud sinergitas dengan Pemerintah Daerah Banyuwangi. Utamanya pada sektor pariwisata.

Baca Juga : Sekolah harus aktif cari siswa

Share
Leave a comment