• Home
  • Terbaru
  • Seorang Bantul Diamankan Densus 88 Terkait Jaringan Teroris

Seorang Bantul Diamankan Densus 88 Terkait Jaringan Teroris

By on July 12, 2018 0 13 Views

Maryanto, warga Dusun Mrisi, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, diamankan polisi diduga terkait jaringan teroris. Belasan polisi bersenjata lengkap mengamankan Maryanto di kediamannya pagi tadi.

“Kayaknya (yang mengamankan) dari Densus. Tadi ada sekitar 15 polisi memakai sebo dan rompi,” kata Ketua RT 08 Dusun Mrisi, Endiyo (56) saat ditemui wartawan di kediamannya, Rabu (11/7/2018).

Sebelum penggrebekan, kata Endiyo, ada sejumlah polisi mendatangi rumahnya, Rabu (11/7) sekitar pukul 08.00 WIB. Namun ketika itu dia tidak berada di rumah, sehingga polisi langsung melakukan penggrebekan.

Baca Juga : Salut, Ahok Sudah Bisa Dinyatakan Bebas Bulan Depan, Tapi Ahok Lebih Memilih Bebas Murni Menyelesaikan 2 Tahun Penjara

“Setelah dapat kabar terus saya kesana (rumah Maryanto). Waktu saya mau mendekat sudah distop sama polisi, ‘ojo nyerak disek pak (jangan mendekat dulu pak),” ujarnya.

Endiyo menjelaskan, dalam penggrebekan itu Maryanto tidak melawan. Oleh polisi Maryanto dimasukkan ke dalam sebuah mobil, lalu polisi menggeledah kediamannya.

“Waktu itu (sekitar TKP) sudah diberi garis polisi, warga tidak boleh mendekat,” ucapnya.

Karena tak bisa mendekat, Endiyo tidak mengetahui barang apa saja yang diamankan polisi dari kediaman Maryanto. Setelah selesai penggeledahan Maryanto langsung dibawa pergi.

“Terus (police line) dicopot jam 08.30 WIB,” ungkapnya.

Sementara itu secara terpisah Kapolres Bantul, AKBP Sahat M Hasibuan mengatakan aparat Polres Bantul tidak tahu menahu terkait penangkapan seorang warga Bantul yang diduga terlibat jaringan teroris. Namun polisi memastikan penggrebekan tersebut dilakukan oleh Densus 88 dari Mabes Polri.

“Katanya ada (penggrebekan), tapi dari Densus,” kata Kapolres Bantul, AKBP Sahat M Hasibuan saat dihubungi wartawan, Rabu (11/7/2018) malam.

Sahat mengaku seusai penggrebekan banyak yang menghubunginya. Namun karena sebelum penggrebekan tidak ada koordinasi antara Densus 88 dengan Polres Bantul, maka dia tidak bisa berbicara banyak.

“Kalau Densus saya tidak ngerti karena langsung Jakarta,” jelasnya.

Baca Juga : Terungkap Dibalik Layar, Pembuat Selebaran Pesta Seks di Bandung

Share
Leave a comment