• Home
  • Terbaru
  • Viral Mengenai Perjanjian Gereja Bekasi Adalah Hoaks!!!

Viral Mengenai Perjanjian Gereja Bekasi Adalah Hoaks!!!

By on June 25, 2018 0 29 Views

Di media sosial, beredar surat perjanjian bersama antara sejumlah gereja di wilayah Bekasi dengan Wali Kota Bekasi petahana Rahmat Effendi. Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) memastikan surat itu hoaks.

Baca Juga : Napi Lapas Porong Kabur, Ini yang Dilakukan KemenkumHAM Jatim

Dalam surat perjanjian yang beredar itu ada empat poin dalam surat perjanjian tersebut. Salah satunya menyebutkan jika Rahmat Effendi akan memberikan kemudahan bagi pihak kedua yakni perwakilan dari empat lembaga gereja di Bekasi untuk mendirikan rumah ibadah (gereja) dengan target 500 gereja selama lima tahun. Poin lainnya adalah agar pihak kedua yakni persekutuan gereja di Bekasi memberikan dukungan suara untuk Rahmat Effendi pada pilkada 27 Juni mendatang.

Di akhir surat perjanjian itu tertulis surat bersifat terbatas dan rahasia. surat perjanian tertanggal 25 Desember 2017 itu ditandatangani Rahmat Effendi sebagai Wali Kota Bekasi, dan penatua Joskusport Silalahi (Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Setempat Kota Bekasi), Romo Yustinus Kasaryanto, Pr (Gereja Dekenat Katolik Bekasi), Pendeta Yohanes Nur, STh (Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia/BAMAGLKKI Kota Bekasi), dan Pendeta Subagio sulistyo (Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia/PGPI Kota Bekasi).

Baca Juga : Diselingkuhi, Motif Pelaku Siram Air Keras Kekasihnya di Ponorogo

Sekretaris Umum Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom mengaku telah menerima laporan adanya surat perjanjian tersebut. Gomar menegaskan surat perjanjian itu hoaks.

“Saya sudah terima laporan ketika kami cek itu hoaks,” kata Gomar ketika dihubungi, Senin.

Meski ada tanda tangan dan cap lembaga, Gomar memastikan surat itu palsu. Dia pun menyesalkan beredarnya surat perjanjian yang menyesatkan tersebut.

“Sudah saya cek beberapa (lembaga yang disebut di surat) ada. Mungkin tanda tangan palsu dan cap palsu. Ini nggak ngerti maksudnya bikin-bikin begini, bikin gaduh aja,” sesalnya.

Share
Leave a comment