• Home
  • Trending
  • KIPP Sumut Imbau KPPS dan Pemilih Sama-sama Aktif soal Formulir C6

KIPP Sumut Imbau KPPS dan Pemilih Sama-sama Aktif soal Formulir C6

By on June 25, 2018 0 9 Views

Ketua Komisi Independen Pengawas Pemilu /KIPP) Sumatera Utara, Ferdiansyah Putra menegaskan agar proses pendistribusian form C6 sebagai syarat untuk memberikan hdak suara segera dirampungkan pihak KPPS. Ia berharap distribusi C6 selesai H-3 sebelum Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang.

“C6 harus terdistribusikan seluruhnya pada H-3 paling lambat, dan pemilih juga harus aktif mempertanyakan C6 jika belum sampai. Dan pengawas TPS juga wajib memastikan distribusi C6 itu dan mendokumentasikan jika ada C6 yang tidak terdistribusikan beserta alasannya,” tegasnya, Minggu (24/6/2018)

Pada pilkada serentak 2018 ini, para pemilih tidak diwajibkan membawa e-KTP atau surat keterangan (Suket) saat mencoblos pasangan calon kepala daerah pada Pilkada 2018. Ini berlaku sejak KPU mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 574 tertanggal 8 Juni 2018 terkait mekanisme pemungutan suara. Pemilih boleh menggunakan suaranya dengan membawa formulir C6 yang teknisnya didistribusikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Ferdiansyah khawatir jika pendistribusian C6 oleh petugas KPPS yang tidak serius akan merugikan bagi calon pemilih yang hendak memakai suaranya. Dijelaskannya bahwa tak sedikit C6 bisa saja tidak sampai ke pemiliknya.

“C6 bisa saja kan tidak sampai ke pemiliknya. Akhirnya pemilih masuk ke pengguna KTP/Suket. Itu ketentuannya baru bisa memilih di jam 12.00, khawatirnya akhirnya malah jadi masuk ke DPTB,” tegasnya.

Dijelaskan Ferdiansyah bahwa, awalnya syarat memilih dalam PKPU adalah C6 dan wajib menunjukkan KTP/Suket. Namun ada edaran KPU tanggal 8 juni 2018, tanpa KTP/Suket bisa memilih hanya menunjukkan C6 dan ketentuan dari KPPS harus memverifikasi kenapa pemilih gak bawak KTP/suket

“Saya kalau secara pribadi kurang sepakat dengan edaran baru itu. Karena memberikan peluang kecurangan. Saya tetap sepakat dengan PKPU awal, C6 dan wajib menunjukkan KTP-EL/suket. Biar ada alat kontrol memastikan dia benar warga setempat dan C6 itu punya dia. Tapi KPU RI punya aturan baru demikian, apa yang mau di kata?” pungkasnya.

Terpisah, Komisioner KPU Binjai, Zulfan Effendi menyampaikan bahwa pendistribusian C6 tak harus H-3 sesuai jadwal 27 Juni 2018 mendatang. Pendistribusian C6 ke warga boleh dilakukan hingga H-1. Ia berkeyakinan tidak akan menganggu proses penyelenggaraan.

“Saat ini masih terus dalam proses pendistribusian c-6 hingga H-1. Proses pendistribusian sebagia memang ada yang sudah dan belum, ke warga-warga distribusi sampai H-1, itu gak masalah,” ujarnya di ruangan Ketua KPU Binjai.

Share
Leave a comment