• Home
  • Trending
  • Pedagang Tavip Merasa Hak Rakyat Kecil Dirampas Pascakebakaran

Pedagang Tavip Merasa Hak Rakyat Kecil Dirampas Pascakebakaran

By on June 24, 2018 0 10 Views

‎Pedagang Pasar Tavip merasa resah dan menuding Pemerintah Kota Binjai ingin merampas hak mereka, pascakebakaran pasar bertingkat 3 lantai pada 8 Mei 2016 silam. 

Pedagang dilarang mencari nafkah keluarga di lokasi karena Pemko Binjai melalui surat edaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Pekerjaan Umum ingin mengosongkan Pasar Tavip.

“Pedagang gak dibolehkan beraktivitas. Dalih pihak Pemko Binjai karena bangunan tersebut sudah mau roboh,” ujar Ketua Forum Pedagang Pasar Tavip, Nasruddin Minggu (24/6/2018).

Katanya, pedagang mengecewakan kebijakan Pemko yang tidak berpihak ke rakyat kec, hal ini berdasarkan upaya Pemko Binjai mengajukan banding ke PT Sumut setelah gugatan perdatanya kandas di Pengadilan Negeri Binjai soal hendak mengosongkan Pasar Tavip.

Surat dari Disperindag yang sejumlah pedagang telah ditempel di sejumlah dinding bangunan Pasar Tavip. Dalam edaran itu tertera untuk melarang pedagang beraktifitas jual-beli. Tak lama berselang, sekitata sebulan kemudian, datang surat dari Dinas PU dengan isi hampir serupa bahwa bangunan tersebut mau roboh.

“Terakhir, pedagang diminta untuk mendaftar kembali sekaligus membubuhi tanda tangan ‎agar dapat kembali kios usai rencana pembangunan Pasar Tavip rampung. Saat datang mendaftar, tidak semua pedagang. Inikan bentuk penipuan namanya, sebab kontrak pedagang dengan pengembang sampai 2022 mendatang,” tukas pedagang lainnya.

Nasruddin ‎menilai, putusan dari majelis hakim PN Binjai sudah sangat adil dan berpihak sesuai yang benar. Di mana kandasnya kebijakan Pemko ingin menguasai Pasar Tavip secara menyeluruh.

Saat sidang lapangan beberapa waktu lalu, ujar dia, saksi yang dihadirkan untuk melihat bangunan Pasar Tavip masih menyebut gedung itu ‎layak. Tidak akan roboh. Nyatanya, hingga kini Pasar Tavip masih berdiri kokoh. Kondisi banguna kokoh juga sesuai amatan Maumu.com dalam seminggu belakangan.

‎”Adanya banding ke PT Sumut ini, kami sebagai tergugat intervensi siap. Kita cari makan disini. Adanya sikap banding ini jelas Pemko tidak berpihak kepada kami, ada kepentingan lain kami melihatnya,” tukas Nasruddin.

Share
Leave a comment