• Home
  • Trending
  • KM Sinar Bangun Tenggelam, Ombudsman Lakukan Investigasi Terkait Sistem Pengelolaan Kapal

KM Sinar Bangun Tenggelam, Ombudsman Lakukan Investigasi Terkait Sistem Pengelolaan Kapal

By on June 24, 2018 0 8 Views

Tenggelamnya KM Sinar Bangun pada Selasa (19/6/2018) lalu membuat Ombudsman RI Perwakilan Sumut melakukan investigasi terhadap sistem pengelolaan pelabuhan di kawasan Danau Toba.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar mengatakan, investigasi itu dilakukan untuk menggali informasi lebih jauh tentang sistem pengelolaan pelabuhan di kawasan Danau Toba.

“Karena dengan peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun ini, kita menduga ada yang tidak beres dalam pengelolaan pelabuhan di kawasan Danau Toba,” kata Abyadi, Minggu (24/6/2018).

Ia mengatakan ketidakberesan pengelolaan sejumlah pelabuhan di kawasan Danau Toba terindikasi dari banyaknya kecelakaan kapal di Danau Toba.

“Peristiwa seperti ini sudah kesekian kalinya terjadi dengan penyebab yang sama. Over kapasitas, kelayakan kapal dan standar keselamatan pelayaran,”ujarnya.

Insiden kecelakaan KM Sinar Bangun, kata Abyadi, membuktikan tidak adanya upaya perbaikan dari pemerintah. Artinya, sambung Abyadi, pengelolaannya tidak dijaga ketat. “Ini yang akan kita lihat dan terus kita pantau,”ujarnya.

Dikatakan Abyadi, dari lima pelabuhan di kawasan Danau Toba, pihaknya ambil beberapa sampel untuk mengetahui bagaimana sistem pengelolaan pelabuhan di kawasan wisata Sumut ini.

Menurut Abyadi, dari hasil investigasi tersebut diharapkan menjadi masukan bagi stakeholder pengelola pelabuhan, baik Kementerian Perhubungan, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota di sekitar kawasan Danau Toba.

“Kita akan lakukan investigasi selama beberapa hari di kawasan Danau Toba,”katanya.

Sebelumnya, sampai saat ini upaya pencarian terhadap penumpang kapal yang hilang masih terus dilakukan oleh Tim Gabungan TNI/Polri, Basarnas BPBD Kabupaten Samosir, Kabupaten Simalungun dan dari Pemkab Samosir.

Share
Leave a comment